Kepala SMAN 11 Takalar Apresiasi Program Pencegahan Pernikahan Dini oleh KKN UIN Alauddin Makassar

POLONGBANGKENG TIMUR, Kepala UPT SMAN 11 Takalar, Bapak H. Marsito, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap program pencegahan pernikahan dini yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar di SMAN 11 Takalar. (27/08/2024) Program yang mengusung tema "Mari Mencegah Pernikahan Dini dan Anak Putus Sekolah" ini dinilai sangat relevan dan bermanfaat bagi peserta didik terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi mereka.
Dalam pernyataannya, Bapak H. Marsitoo, S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa pernikahan dini merupakan salah satu isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Menurutnya, pendidikan adalah kunci untuk membuka peluang masa depan yang lebih baik, dan pernikahan dini sering kali menjadi penghalang bagi anak-anak, terutama anak perempuan, untuk melanjutkan pendidikan mereka.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar yang telah melaksanakan sosialisasi pencegahan pernikahan dini di SMAN 11 Takalar. Program seperti ini sangat penting dalam upaya kita bersama untuk memastikan anak-anak kita dapat menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik dan tidak terjebak dalam pernikahan di usia yang terlalu muda," ungkap H. Marsito, S.Pd., M.Pd.
Beliau juga menambahkan bahwa kolaborasi antara SMAN 11 Takalar dan KKN UIN Alauddin Makassar dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka pernikahan dini dan meningkatkan angka partisipasi pendidikan di daerah tersebut.
Program KKN UIN Alauddin Makassar di Desa Ko'mara ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Polongbangkeng Utara, yang memberikan materi tentang dampak dan risiko pernikahan dini. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa SMAN 11 takalar dan memberikan respon positif terhadap program tersebut.
KKN UIN Alauddin Makassar, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Kepala UPT SMAN 11 Takalar dan pihak-pihak terkait lainnya. "Dukungan dan apresiasi dari SMAN 11 Takalar sangat berarti bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif melalui program-program yang kami jalankan selama masa KKN ini," ujarnya.
Dengan adanya program sosialisasi pencegahan pernikahan dini ini, diharapkan meningkatnya kesadaran siswa akan pentingnya pendidikan dan risiko yang ditimbulkan oleh pernikahan dini. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya mencegah pernikahan dini dan memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk bersekolah. (Humas)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Ekskul PIK-R SMAN 11 Takalar Aktifkan Gerakan Peduli Orang Tua Asuh untuk Cegah Stunting
- Kelas XII IPA 2 Tunjukkan Dominasi, Juara Umum Porseni SMAN 11 Takalar 2025
- Sanggar Seni Anrongta SMAN 11 Takalar Gelar Pentas Seni “Bintang Muda Berkarya 2025”
- OSIS SMAN 11 Takalar Ikuti Jambore OSIS 2025, dan Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Se-Sulsel
- Gerakan Peduli Banjir Sumatra, PMR 05 SMAN 11 Takalar Gelar Aksi Penggalangan Dana
Kembali ke Atas






















